Wayang Beber

Wayang Beber Spiritual: “Pitados”. Mengisahkan Saat Yesus (Isa) menenangkan Badai di Laut. 150x100cm. Untuk bapak Patrick Lezeau. Semoga Lukisan ini Bahagia selalu di Perancis ๐Ÿ™‚

 

Lukisan Wayang Beber Spiritual berjudul “Uninga Wiwara Estha Budha” 155x88cm, untuk Bapak Nadjib Salatti hari ini selesai tepat pada hari Raya Galungan dan Kuningan 2017. Salam Nusantara

 

Lukisan Wayang Beber Spiritual berjudul “Kembang Taruma Desya” untuk mbak Nishal Kaur Dhillon ini selesai tepat pada hari Raya Galungan dan Kuningan 2017. Salam Nusantara ๐Ÿ™‚

 

Yudas Ku Putra Kang Kinasih
Jaman Wis di Gelar, Jaman wis di Wedar. Tumengo Cokro Kusumo Rojo. Monggo Kulo Panjenengan Sami, Nyengkuyung Lan Nuwuhaken Budoyo Nuswantoro
Wayang Beber Spiritual: Indra Suroinggeno. “Bocah Nusantara”. Pewarna Alam. 150x95cm. 2017
Sabda Yoga Kusuma Buddha (1947)
Terimakasih kepada bapak Surya Sidharta yang akan meminang Lukisan wayang beber Spiritual ini
Rejeki dari anda akan kami gunakan sebaik baiknya untuk mendirikan Bangunan Limasan. Untuk anak anak Sanggar Bhuana Alit
Indra Suroinggeno. “Titah Pangeran Sambernyowo”. Acrylic on Canvas. 75x60cm. 2017. Kisah nyata dan kenangan abadi mas Koko dan sahabat. Ketika meditasi di Pengging. Saat setelah mandi di Sendang, Ratusan ekor bebek menyambut beriringan datang tanpa orang yang Angon bebek. Suasana yang mempesona kemudian dilanjutkan dengan meditasi dan melanjutkan ke Makam Pangeran Sambernyowo. Di situ salah satu kerabat mendapat wangsit untuk menjaga harmony Nusantara. Saya sendiri melihat Ratusan ekor bebek tanpa peng Angon tadi adalah suatu petunjuk. Bahwa mereka yang di beri mandat Angon. Namun angon kahanan masyarakat Nusantara. Semoga gubahan dalam wayang beber ini menginspirasi. Rahayu ๐Ÿ™‚
Tumitis Peksi. Acrylic on Canvas. 75x60cm. 2017 Pengalaman mas Setyo ketika bermeditasi di Pantai ParangKusumo. Di hampiri 2 Burung Merpati ๐Ÿ™‚
Puji Tuhan, Lukisan yang berjudul
“Kidung Peksi” ukuran 110x75cm. sudah Paripurna.
Pengalaman Spiritual dari ibu Andyn Ajh. Ketika di masa lalu mengalami sebuah Mimpi. Dalam Mimpi beliau bertemu 3 ekor burung. Burung Beo yang Gagah, Burung Kecil yang Lincah, dan Burung Derkuku yang murung dalam kesedihan. Beberapa saat kehidupan nyata setelah mimpi aneh itu. Ibu Andyn dan Saudara nya Bertiga Mengandung. Setelah tiba saatnya Beliau melahirkan anak yang Sehat, yang lain Lincah. Namun seperti burung Derkuku, Saudara yang Lain melahirkan Bayi yang hanya bisa bertahan sehari. . .
Mimpi masa lalu yang di gubah dalam gaya “Wayang Beber”
Lukisan Wayang Beber ini Berjudul “ALOK ALOK” Ukuran 100x90cm. Menggunakan 10 macam pewarna alami. Dedaunan, Bunga, dan Kayu. Mengisahkan Seseorang yang Berusaha Dalam keteguhan dalam menuju kesuwungan. Walau selalu di hakimi orang orang akan masa lalunya.

 

(Untuk Bapak Pote, Kompas Jakarta)
Dedaunan, Bunga dan kayu bisa di gunakan untuk membuat Pewarna Alami. Menghasilkan Lukisan Wayang Beber yang Eksotis ๐Ÿ™‚ # Jangan Ragukan kualitasnya sebab warna alami sudah di gunakan leluhur nenek moyang sejak ribuan tahun yang lalu contoh nya Lukisan di Gua yang sudah lama sekali, Kini warna alami sudah digantikan dengan pewarna kimia.
Beruntung tinggal di desa yang masih tersedia bahan alami